Sabtu, 31 Januari 2015

Yap, yang kedua (Maaf kalau Gaje/ Garing Thanks ^^) Wakaii



Cinta Seberang Jalan
Entah apa yang memisahkan kami…
                 Aku berniat untuk tidur di malam hari padahal, masih jam 7 tetapi, aku sudah mengantuk yasudah, aku tidur saja. Di pagi yang cerah aku terbangun. Aku hanya bisa melhat ke jendela perempuan cantik itu. Seperti biasa, aku berjualan. Berjualan barang rongsokan, baju dan apapun yang aku dapatkan. Hal tersebut memberi aku makan sesuap nasi saja, tetapi, tidak apa-apa juga, yang penting aku bisa kenyang. Suatu hari  Putri Angelina,mereka datang untuk membeli kain buatanku sendiri, maunya, aku memberi kain itu dengan harga mahal, agar aku bisa kaya tetapi, demi cinta aku memakai harga biasa saja. Sebenarnya, harga kain itu hanya 20 Euro tetapi, Putri Angelina memberikan 100 Euro. Aku ingin dipandang baik oleh Putri Angelina tetapi, itu uang, uang yang akan memberikan kebutuhanku. Tidak usah seperti itu Putri, saya ikhlas jugaan, hari ini hari penobatan engkau jadi, ambil saja. Kataku . Tiba-tiba, seorang laki-laki mendatangiku dan berkata : Kau tidak bisa memikat hatinya, Cano. Yap, Cano itu namaku. Aku terlahir dengan keluarga miskin tetapi, banyak orang yang mengenaliku. Aku pun mengambil uang 100 Euro itu sambil berkata Terima Kasih kepada Putri Angelina. Sekian lamanya aku berdekatan dengan Putri Angelina, aku menjadi suka padanya, anehnya, dia juga suka sama aku. Biasanya, ada jembatan di dekat Istana Tuan Putri Angelina jadi, biasanya aku menyapanya lewat jembatan itu. Aku biasa menyapanya karena jembatan itu dekat dengan jendela Tuan Putri. Tetapi, pada saat itu, kabar Ratu kami, Yuria dia sering sekali sakit –sakitan kabar yang aku tidak suka, Yuria meninggal dunia dan juga, penjaga menemukan Ayahnya Putri Angelina meninggal di tempat tidurnya. Sehingga hari itu Putri Angelina lah yang akan menjadi Putri pertama di Kerajaan Nagu. Dia memberiku sebuah surat yang dikirimkan oleh merpati surat itu berisi :  Aku mengundang engkau ke penobatanku karena, pada saat itu kau telah membuat kain hasil mu sendiri datanglah nanti. Kata Putri Angelina.
                  Aku tidak boleh berpenampilan seperti orang miskin, jadi, aku akan membuat baju pas banget nih aku ada kain keras warna hitam dan hiasan bunga mawar merah. Aku datang ke pesta tersebut, aku harus mendatangi kedua penjaga tersebut, entah, aku harus ngapain juga. Tidak lama di cek, aku dilarang masuk. Aku dibawa ke penjara bawah tanah, disana, ada Putri Angelina sedang bersedih. Sebelum berbicara, aku harus menundukan kepalaku sambil berkata “ Tuan Putriku” . Aku bukan Putri lagi, aku ketahuan suka padamu, entah, jika aku masih dekatan denganmu, aku akan dihukum mati oleh Carlos . Kata Putri Angelina.(Carlos adalah laki-laki yang pernah bilang kau tidak bisa memikat hatinya) Sudahlah Putri, aku rela tidak bersamamu kasihan juga engkau. Engkau adalah untuk pergi dari hidupku. Aku rela kok. Kataku sambil mengusap air mata. pemimpin, rakyat tidak bisa hidup rukun jika tidak ada pemimpin, maka dari itu, cobalah Putri Angelina pun memberi tau kalau dia akan menjauh dari ku. Dia pergi sambil berkata “Selamat Tinggal” 1 penjaga berkata kepadaku. Besok kau hilang dari dunia ini huh, kasihannya engkau. Maksudmu ?. Kataku bertanya. Astaga besok kamu dihukum mati karena sudah mempermainkan hati Sang Putri gituuuu denger gk ?. Kata penjaga kesal.
                     Keesokan harinya, penjaga membawa ku kepulau lain. Aku mendengar suara Putri Angelina. Lepaskan dia jika tidak, kalian akan kubunuh secepatnya. Kata Putri Angelina marah. Mataku ditutup jadi, aku tidak bisa melihat sama sekali. Tetapi, aku merasakan aroma bau darah. Aku takut kalau itu adalah aroma darah Putri Angelina . Aku hendak berjalan tetapi, ada yang melarangku dan aku dijatuhkan ke air, tangan ku terjepit rapat, tetapi, aku tidak bisa melihat sama sekali aku pasrah. Saat bangun, aku kaget kalau ibuku membangunkanku dengan air se-centong. Mana Putri Angelina, mana dia ?. Kataku bingung. Ibuku tertawa kecil. Itu mimpimu nak sudahlah sudah jam berapa ini, cepat, siap-siap dahulu.
The End (Love Story)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar